Waktu sudah lama bergerak. Sekarang aku sudah menjadi
mahasiswi di Universitas Mulawarman. Yap dengan jurusan Psikologi yang emang
sudah dari dulu aku cita-citakan. Alhamdulilah aku salah satu orang yang
beruntung karena aku lulus tanpa menggunakan test yaitu melewati jalur
Undangan. Awalnya aku sempat bingung bagaimana akan aku lewati dunia
perkuliahan ini. Temen seperti apa nanti yang akan aku dapat ? punya temankan
nanti aku ? bisakan aku menegrjakan tugas-tugasnya? Bisakah aku survive sampai
akhir? Pertanyaan-pertanyaan konyol satu persatu perlahan muncul. Yaitulah aku
selalu kagok duluan. Akhirnya aku hilangkan semua pertanyaan itu dengan
menjawab “mari menjalankannya”. Ohiya> pertama aku mau cerita soal mengapa
alasanku mengambil jurusan psikologi. Jadi, sebenarnya sih alasan yang simple.
Yaitu ilmu-ilmunya biar bisa aku praktikan di kehidupan yang akan datang ya
untuk keluargaku. Yang penting sih sudah jago ilmunya entah urusan kerjannya
apaan sih gampang "kalau sudah ada ilmunya kerjaan pasti datang sendiri”
itu sih yang pernah aku dengar. So enjoy the prosses!
It’s story doesn’t have ending . Sebuah cerita yang tidak ada akhirnya . Siapa yang tau sebuah akhir dari buku ini ? apa harus stop di tengah jalan tanpa akhir yang jelas ?. Begitu banyak pertanyaan yang belum terjawab . Begitu banyak tingkah laku yang tidak jelas maknanya, begitu banyak simbol-simbol yang belu m terpecahkan. Ya inilah sebuah kisah masalalu yang tak ada ujungnya. Entah akan tercipta sebuah ending ataukan hanya akan tetap seperti ini ya dibiarkan seperti ini. Semuanya ini berawal ketika aku masih duduk di bangku SMP. Ada seorang adam yang terlihat berbeda dari semua adam yang terlihat. hmm Entahlan sejak kapan aku mulai memperhatikannya ? Perasaan yang aneh sampai-sampai alirannya di dalam darah tak terasa karena cepatnya aliran perasaan tersebut. Dulu aku masih tersenyum malu padamu. Masih terlalu naïf berkata “hai”. Namun selalu mencoba melakukan gerak-gerik yang berartikan “hai aku disini aku memperhatikanmu apa kau tak merasakannya ?”. Lucu dan pengecutnya dir...